Pernahkah kamu ingin pergi ke suatu tempat yang tidak mengenalmu? Tempat yang membiarkanmu duduk diam, tanpa menanyakan rencana hidup atau menyuruhmu segera menemukan kebahagiaan?
Lindu mungkin memahami perasaan itu.
Di sebuah stasiun kecil yang diselimuti senja, ia menunggu kereta dengan tas jinjing dan tujuan yang terasa asing. Tidak ada yang menunggunya di ujung perjalanan. Maka, ketika kereta terlambat, ia punya sedikit waktu lagi untuk duduk bersama pikirannya.
Namun, sebelum sampai di peron itu, ada sebuah pertemuan.
Di Serayu Barat, kota kecil yang dipilihnya dari peta, Lindu berjumpa dengan seorang lelaki bernama Badai. Lelaki itu membawa kamera tua dan memotret sesuatu yang biasanya kita lewati begitu saja: daun-daun kering di tanah, sebagian sobek, sebagian nyaris kehilangan bentuk.
Mengapa seseorang memilih mengabadikan daun yang sudah jatuh?
Dari pertanyaan sederhana itu, percakapan mereka bermula. Lalu ada kopi pahit, cerita-cerita kecil, dan kebersamaan yang tidak dibebani pertanyaan tentang masa lalu. Di dekat Badai, Lindu menemukan ruang untuk hadir tanpa harus menjelaskan seluruh hidupnya.
Tetapi, seberapa jauh kita bisa mengenal seseorang hanya dari beberapa pertemuan? Dan mengapa kehadiran yang begitu singkat kadang meninggalkan perasaan yang begitu lama?
Dalam cerpen Daun, Yuditeha mengajak pembaca mengikuti perjalanan yang sunyi, dengan humor getir yang sesekali menyelinap di antara kalimatnya. Ada sindiran tentang hidup yang sibuk terlihat baik-baik saja. Ada kelelahan yang mungkin terasa akrab. Ada pula hal-hal ganjil yang membuat kita berhenti sejenak, lalu membaca kembali.
Cerita ini cocok menemani saat kamu ingin mengambil jeda dari hari yang terlalu ramai. Barangkali, di antara perjalanan Lindu dan daun-daun yang dipotret Badai, kamu akan menemukan sesuatu yang selama ini sulit kamu beri nama.
Siapkan waktu sebentar. Biarkan Lindu membawamu ke Serayu Barat, dan temukan sendiri apa yang membuat pertemuannya dengan Badai sulit dilupakan.
📖 Baca ebook DAUN karya Yuditeha secara gratis di sini
